Konfigurasi DNS Server



Assalamualaikum Wr.Wb

Baiklah kali ini saya akan mempraktekan atau share tutorial Mengkonfigurasi DNS Server Di Windows Server 2012 menggunakan virtual box

Apa sih itu DNS Server?? DNS Server adalah sebuah sistem server yang menerima permintaan dari client untuk "mengetahui" alamat IP address yang dipakai oleh sebuah domain
Fungsinya DNS Server itu apa sih?? - DNS berfungsi untuk menerjemahkan hostname menjadi alamat IP address atau menerjemahkan alamat IP address menjadi hostname.
- DNS digunakan untuk mengetahui informasi secara lengkap mengenai sebuah hostname yang ada di internet baik itu alamat IP address, alamat lokasi server atau hostname, dan waktu yang digunakan.

Tanpa panjang lebar langsung saja kita mulai tutorialnya :

Pastikan anda sudah menginstall windows server 2012 nya di virtual box anda

Langsung saja kita mulai, langkah pertama adalah buka menu Manage lalu pilih Add Rules and Features untuk menambahkan fitur baru


 Pilih role based or feature based installation pada tahap ini, Lalu next

Pilih server pool yang di gunakan, Sesuaikan ip address nya yang di pakai oleh si server

Nah disini kita pilih DNS Server lalu next

Kalau muncul pop-up add roles and features wizard klik/pilih add features

Pada tahap ini kita skip saja karena kita tidak akan menambahkan fitur, Lalu kita next

DNS Server akan menyediakan standar metode untuk persamaan DNS Server dalam internet. DNS Server ini memungkinkan user lebih mudah mengenali situs yang sudah ada dalam internet, Kita next saja

Di tab konfirmasi, Kita ceklis restart the destination server automatically if required, Lalu klik install

Tunggu proses installasi selesai, Kalau sudah selesai proses installnya klita klik Close

Kita ke menu tools dan pilih DNS

Tampilan DNS Server yang sudah di install dapat dilihat pada gambar dibawah ini

Selanjutnya kita konfigurasi DNS Server, Kita klik next

Pilih This server maintains the zone untuk membuat server zone yang baru

Buat nama zone name kalian dengan nama kalian sendiri, Lalu klik next

Pilih Create a new file with this file name : lalu klik next

Langkah selanjutnya kita pilih Do not allow dynamic updates supaya update digunakan secara manual, Lalu klik next

Masukkan Ip Address server lalu enter, Kemudian Next

Konfigurasi DNS Server telah selesai, Dan DNS telah di daftarkan dengan Ip Address sesuai Ip Server, Lalu klik Finish

Kalau sudah selesai menambahkan DNS Zone maka host tersebut bisa kita beri inisial nama DNS dan ip address berikan ke Ip Server

Jika sudah kita klik kanan pada Reverse Lookup Zones, Lalu pilih New Zone... 

Kita klik Next saja

Pada tab Zone Type kita pilih Primary Zone lalu kita klik next

Di tab Reverse lookup zone name kita pilih IPv4 Reverse Lookup Zone jika sudah kita klik next

Selanjutnya kita masuk ip address server ( hanya oktet pertama, kedua, dan ketiga saja ), Lalu kita klik next

Pilih Create a new file with this file name lalu klik next

Pada tab dynamic update kita pilih yang paling bawah lalu klik next

Complate reverse lookup zone perhatikan ringkasan tersebut sesuaikan yang didaftarkan

Tambahkan pointer untuk reverse lookup zone seperti gambar dibawah
Host Ip Address : 192.168.7.1 ( ip server )
Fully qualified domain name : 1.7.168.192.in-addr.arpa
Host name : dns.gusti.net

*Verifikasi

Jika sudah langkah-langkah yang diatas tadi, kita klik kanan pada server Primary_Gusti lalu klik Launch nslookup

Tampilan nslookup akan muncul sesuai dengan gambar di bawah

Lalu test ping nama dns nya

Jika kalian menggunakan web browser isi dengan DNS yang di buat dan bisa juga di uji dengan ip address server

Konfigurasi DNSSEC

Langkah pertama adalah klik kanan pada nama dns kalian dan pilih DNSSEC lalu pilih Sign The Zone

Akan muncul pop-up DNSSEC, lalu klik next

Pada tab Signing Options pilih Customize zone signing parameters lalu klik next

Pada tab KSK klik next saja

Pada tahap ini kita klik Add

Lalu kita rubah 
Cryptographic algorithm : RSA/SHA-1
Key length : 2048
Lalu DNSKEY nya : 168

Lalu jika sudah kita klik next

Setelah selesai kita tambahkan KSK tadi kita klik next

Dan taham ZSK kita klik add

Rubah lah

Cryptographic algorithm : RSA/SHA-256
Key length : 1024

Lalu klik ok

Jika sudah penambahkan ZSK nya kita klik next saja

Tahap NSEC kita pilih Use NSEC sebagai recorddari zonesebagai autentikasi

Aktifkan trust anchors untuk mendistribusikan zone supaya key semua muncul pada trust point dan sebagai satuan yang refresenstatif buat public key.

 Parameter DNSSEC secara keseluruhan akan ditampilkan pada gambar berikut ini



DNSSEC sudah berhasil dikonfigurasi dengan KSK dan ZSK sesuai dengan algoritma yang digunakan

Konfigurasi DNSSEC sudah berhasil dikonfigurasi pada zone yang digunakan kemudian klik finish

Verifikasi
Tahap verifikasi sebagai berikut:

a) Perhatikan gambar dibawah ini sebelum menggunakan DNSSEC. Terlihat bahwa nama zone belum terenkripsi

Setelah di refresh maka DNSSEC akan memunculkan DNSKEY.

Perhatikan pula pada trust points DNSKEY yang sudah dibuat dan algoritma yang digunakan akan muncul secara otomatis pada trust points

Kita buka google chrome kemudian ketik bind9 10.6 kemudian klik Index of /isc/bind/9.10.6 - Description.

Kita download yang berbentuk ZIP , jadi kita harus kita download BIND9.10.6.x64.zip

 Kemudian kita masuk ke dalam file BIND9.10.6.x64 , lalu klik BINDInstall Kemudian arahkan target directory ke Local C:\Program Files\dig pilih tools only, kemudian klik install

Muncul pop up microsoft Visual C++ 2012 ceklist I agree kemudian klik install.

Kemudian pada tombol search cari system environment variabel lalu pada system variables pilih path klik edit tambahkan ;C\Program Files\dig\bin\


 Buka cmd lalu tulis dig nama domain yang didaftarkan pada server contoh : dig dns.gusti.net +dnssec +multi




KONFIGURASI SECONDARY ZONE

1). Secondary zone digunakan untuk menyalin atau mengcopy data zone dari server utama. Zone secondary ini hanya bisa dibaca tidak bisa di konfigurasi pada server utama. Informasi tentang zone secondary diperoleh dan diperbarui melalui zone transfer pada server utama. Pertama sekali rubah terlebih dahulu host nama untuk server pertama dengan nama primary. Sedangkan server kedua dengan nama secondary.

Kita terlebih dahulu mengcreate zone pada server utama seperti tampilan dibawah ini


Konfigurasi pada server kedua kita terlebih dahulu create zone dengan type secondary zone


Setelah selesai mengcreate secondary zone arahkan domain ke server utama sesuaikan dengan zone pada primary


Pada master dns server masukkan ip address pada server utama ( primary ), Lalu klik next


Konfigurasi wizard pada secondary sudah selesai, berikut ringkasannya. Kita klik finish


Ketika kita lihat pada secondary zone terlihat bahwa zone belum bisa diload. Hal ini terjadi karena pada server utama belum di transfer datanya


Langkah selanjutnya pada reverse lookup zone masukkan network dari server utama dengan memilih secondary zone, Lalu klik next


Begitu juga dengan reverse lookup zone, zonenya belum ditransfer sehingga belum bisa diload


Klik kanan pada zone utama, kemudian pilih properties


Pada tab zone transfer klik Edit.


 Pada tab zone edit isikan ip address server secondary, lalu klik OK


Untuk mengupdate zone tersebut, klik notify kemudian isikan ip server secondary lalu klik ok


Selanjutnya refresh pada server secondary maka akan terlihat data pada server utama sudah masuk seperti gambar dibawah ini.


Pada reverse lookup zone akan terlihat juga sama dengan server utama


Pastikan bahwa apabila kita menammbahkan data pada server utama Start Of Authority (SOA) jumlahnya sama dengan yang di secondary zone dengan terlebih dahulu mengklik kanan pada zone kemudian pilih transfer from master (sisi secondary).


Baiklah segitu saja tutorial Konfigurasi DNS Server kalo ada salah kata mohon yee gan hehe
Wassalamualaikum Wr Wb

Kirim pertanyaan ke email fast respon

0 Response to "Konfigurasi DNS Server "

Post a Comment